Dear Digital Marketer…

Pernah mendengar istilah Affiliate Marketing ?

Ya, Affiliate Marketing yaitu jenis pemasaran dengan cara mempromosikan produk dari perusahaan tertentu melalui konten yang dibuat kemudian di publish di sosial media, blog, ataupun website.

Tujuan utamanya untuk mengirim pengunjung atau visitor sebanyak-banyaknya ke website produk yang dipromosikan. Jika pengunjung tersebut melakukan transaksi dari link atau kode yang Anda berikan, maka perusahaan akan memberikan komisi.

Jenis – Jenis Affiliate Marketing :

1.  Paid To Click (PTC)

Paid to Click terbilang cocok untuk pemula. Pasalnya, Anda bisa mendaftarkan diri secara gratis, tidak diwajibkan punya website. Paid to Click akan memberikan Anda komisi melalui iklan yang diklik oleh Anda sendiri. Produsen yang memasang iklan di website memiliki tujuan agar situs dapat muncul di laman utama hasil pencarian Google. Hal tersebut bakal mengundang jumlah pengunjung dan tentunya klik yang melimpah.

2 . Paid Per Click (PPC)

Meski sekilas namanya sama dengan PTC, tetapi Paid Per Click mempunyai cara kerja berbeda. Dalam program ini, yang harus mengeklik adalah orang lain. Sejumlah kelebihan yang akan Anda dapatkan dari PPC adalah tidak perlu merayu pengunjung untuk mengeklik iklan, tidak perlu repot-repot melakukan follow up pada calon konsumen, dan yang hanya perlu Anda lakukan adalah menjaring pengunjung yang banyak ke website atau blog.

3. Cost Per Action (CPA)

Cost Per Action, Anda akan mendapatkan komisi dari pengunjung yang mengeklik iklan dan melakukan sejumlah aksi seperti mengisi surel atau mengunduh file. Cost Per Action pun punya kelebihan seperti pendaftaran yang mudah, tidak usah follow up calon konsumen yang melakukan pembelian produk lewat aksi, serta jumlah komisi yang besarannya ditentukan kelengkapan aksi yang dilakukan calon konsumen.

4. Pay Per Sale (PPS)

Dalam Pay Per Sale, komisi akan diberikan kepada Anda setelah terjadinya sale atau penjualan. Pay Per Sale memberikan nominal komisi yang lebh besar, yakni sekitar 30% sampai 70% dari hasil penjualan.

Mengapa Affiliate Marketing :

1. Tidak Memerlukan Biaya Produksi

Jelas tidak memerlukan biaya produksi, Anda hanya perlu mempromosikan produk orang atau perusahaan lain.

2. Modal Awal Terjangkau

Membangun bisnis ini tidak mengeluarkan biaya atau modal awal yang besar. Anda hanya memerlukan jaringan atau koneksi internet yang lancar dan software komputer atau laptop yang mendukung. Selain itu Anda juga hanya tinggal membeli domain atau hosting agar lebih profesional.

3. Tanpa Karyawan

Bisnis bisa dilakukan seorang diri tanpa memerlukan bantuan karyawan. Hal ini sangat memudahkan Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih karena tidak perlu membayar karyawan.

4. Tidak Perlu Stok Barang

Anda tidak perlu stok barang, tugas Anda hanya memasarkan.

5. Tidak Perlu Datang Ke Kantor

Seorang Affiliate Marketer bisa bekerja di mana saja. Jadi Anda bisa menjalankan ini dirumah tanpa perlu bekerja kantoran yang kemungkinan besar akan menghabiskan waktu di tempat kerja.

 

Affiliate marketing merupakan salah satu cara untuk mendapat penghasilan lebih di luar pekerjaan utama Anda. Diperkirakan penjualan  e-commerce akan meroket di tahun 2020. Semakin bertumbuhnya e-commerce, semakin bertumbuh juga Affiliate Marketing. Peluang ini benar-benar sangat menguntungkan, oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda mencoba menjadi Affiliate Marketer.

*Jika Anda tertarik menjadi Affiliate Marketer, berikut artikel Sukses Affiliate Marketing? Berikut Cara Mudahnya

Selamat mencoba 🙂