JENIS-JENIS AFFILIATE MARKETING LENGKAP BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

JENIS-JENIS AFFILIATE MARKETING LENGKAP BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

Affiliate Marketing yaitu jenis pemasaran dengan cara mempromosikan produk dari perusahaan tertentu melalui konten yang dibuat kemudian di publish di sosial media, blog, ataupun website.

Tujuan utamanya untuk mengirim pengunjung atau visitor sebanyak-banyaknya ke website produk yang dipromosikan. Jika pengunjung tersebut melakukan transaksi dari link atau kode yang Anda berikan, maka perusahaan akan memberikan komisi.

Bagi Anda yang baru mengenal Affiliate Marketing, berikut Jenis – Jenis Affiliate Marketing Lengkap Beserta Kelebihan dan Kekurangannya :

  1. PTC (Paid To Click)

Paid To Click (PTC) yaitu suatu program affiliate marketing, yang akan memberi komisi bila Anda mengklik iklan yang Anda pasang sendiri.

Mengapa “klik sendiri bisa mendapatkan komisi?” , Pemilik usaha yang menawarkan PTC memiliki kepentingan agar websitenya tampil dihalaman pertama google yang dilatarbelakangi dari banyaknya kunjungan. Oleh sebab itu, walaupun “klik sendiri” namun tetap akan menyumbang rating agar website bisa berada diposisi halaman pertama google.

Kelebihan Program PTC :
  • Pendaftaran mudah dan gratis.
  • Tidak perlu memiliki website.
  • Mendapatkan komisi mudah tinggal klik iklan sendiri.
Kekurangan Program PTC :
  • Komisi kecil.
  • Rawan penipuan terutama dari iklan yang ditawarkan.
  1. PPC (Pay Per Click)

Pay Per Click (PRC) yaitu suatu program affiliate marketing, yang akan memberi komisi bila ada orang lain yang melakukan klik iklan melalui link affiliate Anda.

Kelebihan Program PPC :
  • Tidak perlu melakukan follow up calon pembeli.
  • Tugasnya hanya mengirim pengunjung ke web sebanyak mungkin.
Kekurangan Program PPC :
  • Pendaftaran sulit karena visitor web harus banyak.
  • Ada ancaman terkena bannet (pemutusan hubungan) bila melanggar aturan main.
  • Komisi kecil, Rp 500 – Rp.1.000 per klik.
  1. CPA ( Cost Per Action)

Cost Per Action yaitu program affiliate marketing dimana komisi akan diberikan bila ada orang yang melakukan klik iklan dan melakukan aksi seperti mengisi nama dan email atau melakukan download dan lain-lain.

Kelebihan Program CPA :
  • Pendaftaran mudah.
  • Tidak perlu melakukan follow up kepada calon pembeli yang telah melakukan aksi untuk membeli produk.
  • Komisinya besar tergantung aksi apa yang diminta semakin lengkap aksi yang diminta semakin besar komisinya
Kekurangan Program CPA :
  • Dibutuhkan keahlian copywriting untuk merayu orang melakukan aksi
  • Harus mendatangkan pengunjung yang tertarget (tertarik dengan iklan anda)

  1. PPS (Pay Per Sale)

Pay Per Sale (PPS) yaitu progam affiliate marketing dimana komisi diberikan setelah terjadi sale (penjualan).

Dari semua program yang ada PPS adalah program yang paling sulit karena anda bekerja mulai awal dari mendatangkan pengunjung yang tertarget kemudian merayunya untuk melakukan aksi kemudian mengfollow up supaya melakukan pembelian oleh karena itu komisi yang didapatkan besar yaitu 30 % – 70 % dari hasil penjualan.

Kelebihannya Program PPS :
  • Pendaftarannya mudah dan sebagian besar gratis
  • Komisinya besar yaitu 30% sampai 70 % dari hasil penjualan
Kekurangan Program PPS :
  • Dibutuhkan keahlian copywriting untuk merayu orang untuk melakukan aksi.
  • Harus mendatangkan pengunjung yang banyak dan tertarget (tertarik dengan iklan anda).
  • Perlu melakuakan follow up agar mereka membeli produk anda.

 

Bagaimana sekarang sudah tahu kan jenis – jenis Affiliate Marketing ? untuk Anda yang tertarik dengan Affiliate Marketing dan ingin mengetahui Cara Sukses Affiliate Marketing klik disini ya.

AFFILIATE MARKETING, TANPA MODAL NAMUN MENJANJIKAN

AFFILIATE MARKETING, TANPA MODAL NAMUN MENJANJIKAN

Dear Digital Marketer…

Pernah mendengar istilah Affiliate Marketing ?

Ya, Affiliate Marketing yaitu jenis pemasaran dengan cara mempromosikan produk dari perusahaan tertentu melalui konten yang dibuat kemudian di publish di sosial media, blog, ataupun website.

Tujuan utamanya untuk mengirim pengunjung atau visitor sebanyak-banyaknya ke website produk yang dipromosikan. Jika pengunjung tersebut melakukan transaksi dari link atau kode yang Anda berikan, maka perusahaan akan memberikan komisi.

Jenis – Jenis Affiliate Marketing :

1.  Paid To Click (PTC)

Paid to Click terbilang cocok untuk pemula. Pasalnya, Anda bisa mendaftarkan diri secara gratis, tidak diwajibkan punya website. Paid to Click akan memberikan Anda komisi melalui iklan yang diklik oleh Anda sendiri. Produsen yang memasang iklan di website memiliki tujuan agar situs dapat muncul di laman utama hasil pencarian Google. Hal tersebut bakal mengundang jumlah pengunjung dan tentunya klik yang melimpah.

2 . Paid Per Click (PPC)

Meski sekilas namanya sama dengan PTC, tetapi Paid Per Click mempunyai cara kerja berbeda. Dalam program ini, yang harus mengeklik adalah orang lain. Sejumlah kelebihan yang akan Anda dapatkan dari PPC adalah tidak perlu merayu pengunjung untuk mengeklik iklan, tidak perlu repot-repot melakukan follow up pada calon konsumen, dan yang hanya perlu Anda lakukan adalah menjaring pengunjung yang banyak ke website atau blog.

3. Cost Per Action (CPA)

Cost Per Action, Anda akan mendapatkan komisi dari pengunjung yang mengeklik iklan dan melakukan sejumlah aksi seperti mengisi surel atau mengunduh file. Cost Per Action pun punya kelebihan seperti pendaftaran yang mudah, tidak usah follow up calon konsumen yang melakukan pembelian produk lewat aksi, serta jumlah komisi yang besarannya ditentukan kelengkapan aksi yang dilakukan calon konsumen.

4. Pay Per Sale (PPS)

Dalam Pay Per Sale, komisi akan diberikan kepada Anda setelah terjadinya sale atau penjualan. Pay Per Sale memberikan nominal komisi yang lebh besar, yakni sekitar 30% sampai 70% dari hasil penjualan.

Mengapa Affiliate Marketing :

1. Tidak Memerlukan Biaya Produksi

Jelas tidak memerlukan biaya produksi, Anda hanya perlu mempromosikan produk orang atau perusahaan lain.

2. Modal Awal Terjangkau

Membangun bisnis ini tidak mengeluarkan biaya atau modal awal yang besar. Anda hanya memerlukan jaringan atau koneksi internet yang lancar dan software komputer atau laptop yang mendukung. Selain itu Anda juga hanya tinggal membeli domain atau hosting agar lebih profesional.

3. Tanpa Karyawan

Bisnis bisa dilakukan seorang diri tanpa memerlukan bantuan karyawan. Hal ini sangat memudahkan Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih karena tidak perlu membayar karyawan.

4. Tidak Perlu Stok Barang

Anda tidak perlu stok barang, tugas Anda hanya memasarkan.

5. Tidak Perlu Datang Ke Kantor

Seorang Affiliate Marketer bisa bekerja di mana saja. Jadi Anda bisa menjalankan ini dirumah tanpa perlu bekerja kantoran yang kemungkinan besar akan menghabiskan waktu di tempat kerja.

 

Affiliate marketing merupakan salah satu cara untuk mendapat penghasilan lebih di luar pekerjaan utama Anda. Diperkirakan penjualan  e-commerce akan meroket di tahun 2020. Semakin bertumbuhnya e-commerce, semakin bertumbuh juga Affiliate Marketing. Peluang ini benar-benar sangat menguntungkan, oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda mencoba menjadi Affiliate Marketer.

*Jika Anda tertarik menjadi Affiliate Marketer, berikut artikel Sukses Affiliate Marketing? Berikut Cara Mudahnya

Selamat mencoba 🙂

 

SUKSES AFFILIATE MARKETING? BEGINI CARA MUDAHNYA

SUKSES AFFILIATE MARKETING? BEGINI CARA MUDAHNYA

Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel Affiliate Marketing, Tanpa Modal Namun Menjanjikan, Affiliate Marketing adalah jenis pemasaran dengan cara mempromosikan produk dari perusahaan tertentu melalui konten yang dibuat kemudian dipublish di sosial media, blog, ataupun website.

Tujuan utamanya untuk mengirim pengunjung atau visitor sebanyak-banyaknya ke website produk yang dipromosikan. Jika pengunjung tersebut melakukan transaksi dari link atau kode yang Anda berikan, maka perusahaan akan memberikan komisi.

Bagi Anda yang tertarik menjadi Affiliate Marketer, kami merangkum Sukses Affiliate Marketing? Begini Cara Mudahnya, khusus untuk Anda…Selamat membaca 🙂

Cara Sukses Affiliate Marketing :



1. Menentukan Tema

Menentukan tema adalah tips sukses pertama dalam memulai Affiliate Marketing. Anda perlu memilih tema yang spesifik agar dapat menarik traffic atau pengunjung yang lebih spesifik pula.

2. Mencari Program Affiliate Marketing Sesuai Tema

Setelah menemukan dan menentukan tema apa yang akan Anda pilih, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mencari program Affiliate yang berhubungan dengan tema Anda.

3. Membuat Website atau Blog

Hal terpenting untuk sukses bisnis Affiliate Marketing adalah dengan membuat website atau blog. Sebaiknya, Anda jangan menggunakan website dan domain gratis untuk bisnis Affiliate dan jangan pula memasang banyak iklan karena hal ini bisa jadi malah membuat pengunjung tidak nyaman melihat blog Anda.

4. Bergabung dalam Program Affiliate

Jika Anda sudah memiliki website atau blog, maka Anda bisa langsung bisa bergabung dalam program Affiliate dan pastikan memilih program yang sesuai dengan tema Anda. Anda pun bisa mencoba Affiliate vcon.co.id

5. Menjalankan bisnis Affiliate

Untuk menjalankan bisnis Affiliate, Anda bisa memulainya dengan membuat konten. Salah satunya mereview produk. Konten bisa berupa tulisan ataupun video. Caranya yaitu dengan menjelaskan secara detail berdasarkan pengalaman Anda ataupun orang terdekat ketika menggunakan produk brand tersebut. Anda bisa menonjolkan kelebihan produk tersebut dan kelemahan produk tersebut. Pada akhir review, Anda bisa menyelipkan link Affiliate, apabila pengunjung ingin membeli produk.

Selamat mengaplikasikan cara diatas 🙂 Ingat, semudah apapun caranya, jika tidak diaplikasikan maka akan menjadi sia sia 🙂

GAGAL AFFILIATE MARKETING ? KETAHUI PENYEBAB DAN SOLUSINYA

GAGAL AFFILIATE MARKETING ? KETAHUI PENYEBAB DAN SOLUSINYA

Bisnis Affiliate Marketing sangat digandrungi oleh banyak pihak terutama para blogger, karena dinilai sebagai bisnis yang mudah dan menguntungkan. Namun dibalik kemudahannya, masih ada Affiliate Marketer yang sudah lama menggeluti bisnis ini namun belum juga sukses dalam menjalankannya. Mengapa gagal dalam Affiliate Marketing? Apakah Anda salah satunya? Jika iya, Anda wajib membaca artikel ini sampai akhir 😀

Sebelum beralih ke solusi mari kenali dahulu beberapa penyebab gagal dalam Affiliate Marketing…

Beberapa penyebab Anda Gagal Affiliate Marketing  :

  1. Me-review Produk yang Anda Sendiri Tidak Memakainya

Daripada hanya me-review produk dari hasil copy paste, alangkah baiknya Anda me-review versi Anda sendiri. Tentunya selain menjual, Anda perlu mencoba sendiri benefit dari produk yang Anda jual.

  1. Tidak Melakukan Perbandingan Produk yang Sepadan

Ketika pengunjung akan melakukan pembelian, mereka cenderung melakukan perbandingan produk yang sepadan. Dengan adanya perbandingan produk, maka bisa membantu pengunjung untuk memutuskan produk terbaik yang akan dibeli.

Inipun menjadi poin perhatian penting untuk Anda, sebelum memutuskan menjadi Affiliate Marketer sebuah produk, carilah produk dengan fitur yang terbaik, sehingga akan banyak produk yang terjual dari Affiliate Anda.

Misalnya Anda akan menjadi Affiliate Marketer produk platform pembelajaran jarak jauh, maka carilah platform pembelajaran jarak jauh dengan fitur dan benefit yang terbaik. Seperti V-Con Meeting Online.

 V-CON Meeting Online  adalah platform pembelajaran jarak jauh terbaru dengan fitur dan benefit terbaik yaitu :

 

a. Webcam (Beberapa peserta dapat sharing webcam dalam waktu bersamaan).

b. Presentasi (Dapat menunggah presentasi PDF, Powerpoint dan bentuk dokumen lainnya).

c. Chat (Dapat melakukan chat dengan seluruh peserta pertemuan maupun chat secara personal ke salah satu peserta).

d. Papan Tulis (Anda dapat menyampaikan ide dan gagasan melalui papan tulis digital.

e. Berbasis Web (Tidak ada aplikasi tambahan lain yang perlu anda install pada komputer maupun gadget Anda, cukup membuka perambah web (web browser) yang tersedia pada perangkat Anda).

f. Tersedia Rekaman (Memungkinkan untuk merekam sesi pertemuan yang Anda lakukan).

  1. Hard Selling

Hal terpenting dalam Affiliate Marketing adalah konten dalam website Anda yang bisa mengedukasi pengunjung ‘mengapa mereka harus membeli melalui link affiliate yang Anda miliki’.

  1. Webiste Tidak Menarik

Memiliki website saja tidak cukup jika konten didalamnya kurang menarik pengunjung. Selain dari sisi konten, untuk menarik pengunjung bisa juga dari segi desain yang user friendly dengan tombol navigasi yang mudah.

 

Bagaimana sudah mengetahui penyebab mengapa gagal Affiliate Marketing? Apakah kesalahan tersebut juga Anda lakukan sehingga Affiliate Marketing belum menghasilkan ? Jika iya, solusi terbaiknya adalah segera memperbaiki. Selain memperbaiki kesalahan dalam Affiiate Marketing, Anda juga perlu mengetahui Cara Mudah Sukses Affiliate Marketing.

Selain memperbaiki kesalahan – kesalahan dan mengetahui cara mudah sukses Affiliate Marketing, Anda bisa mencoba menjadi Affiliate Marketer di produk lain, misalnya V-Con Meeting Online. Ada banyak keuntungan menjadi Affiliate Marketer V-Con Meeting Online, untuk mengetahui lebih lengkapnya silakan klik vcon.co.id

 

Semoga artikel ini bermanfaat.. Selamat mencoba dan jangan patah semangat dalam menekuni bisnis Affiliate Marketing 🙂